Retorika dan Teknik Khitobah

 RETORIKA DAN TEKNIK KHITOBAH

1. Pengertian Retorika dan Teknik Khitobah Menurut Ahli 

- Pengertian Retorika 

Menurut Plato, retorika adalah merebut jiwa manusia rnelalui kata-kata.

Jalaluddin Rakhmat, mengatakan:

Dalam arti luas, retorika adalah cara mempelajari  atau  mengatur komposisi kata-kata agar timbul kesan yang dikehendaki pada diri khalayak.

Dalam arti sempit, retorika adalah ilmu yang mempelajari prinsip-prinsip persiapan, penyusunan dan penyampaian pidato sehingga tercapai tujuan yang dikehendaki

Sunarjo dan Djoenaesih S. Sunarjo mengidentikkan retorika dengan Public Speaking yaitu suatu komunikasi dimana komunikator berhadapan langsung dengan massa atau berhadapan dengan komunikan atau audians dalam bentuk jamak

- Pengertian Teknik 

Menurut Ludwig Von Bartalnfy, teknik merupakan seperangkat unsur yang saliing yang saling terkait dalam suatu antar relasi diantara unsur—unsur tersebut dengan lingkungan

Menurut Anatol Raporot, teknik adalahsuatu kumpulan kesatuan dan perangkat hubungansatu sama lain.

Menurut Wino Sanjaya teknik adalah cara yang dilakukan seseorang dalam rangka mengimplementasikan suatu metode

- Pengertian Khitobah

Menurut Nasution dan Jurjani, khitobah adalah upaya mentransmisikan atau mndifusikan (mentablighkan) ajaran Islam yang dalam prosesnyamelibatkan unsur (khatib)  sebagai subyek, pesan (maudu), metode (ushub), media (washiilah), dan objeek (mukhatab), yang dilakukan ruang dan waktu tertentu untuk membangun pribadi muslim yang berkualitas yang khairul bariyah dan khairul ummah.

Menurut Harun Nasution khitobah adalah ceramah atau pidato yang mengandung penjelasan-penjelasan tentang suatu atau beberapa masalah yang diisampaikan seseorang dihadapan sekolompok orang atau khalayak

Jadi, teknik khitobah adalah cara menyampaikan pesan dakwah dalam bentuk pidato yang bertujuan untuk memberikan kesan yang positif bagi pendengar.

2. Pembahasan Pendapat para Tokoh

Secara sederhana retorika merupakan sebuah seni dalam berbicara ddan teknik khitobah adalah cara menyampaikan pesan dakwah dalam bentuk pidato yang bertujuan untuk memberikan kesan yang positif bagi pendengar. Ada banyak para ahli yang mendefinisikan apa itu retorika dan teknik khitobah. Berikut ini akan dibahas mengenai pengertian dari pendapat para tokoh mengenai retorika dan teknik khitobah tersebut. Plato mendefinisikan rettorika sebagai upaya untuk merebut jiwa manusia melalui kata-kata, artinya retorika difungsikan sebagai upaya untuk mempengaruhi seseorang dengan melalui kata-kata atau kalimat yang disampaikan oleh seorang retorikus dengan harapan audiens yang mendengar dapat terpengaruh dengan apa yang disampaikan oleh retorikus tersebut. 

Jalaludin Rakhmat mengartikan retorika dalam dua pengertian yaitu pengertian retorika dalam arti sempit dan luas. Menurut Jalaludin Rakhmat retorika dalam arti luas adalah mempelajari cara mengatur komposisi kata-kata agar timbul kesan yang dikehendaki pada diri khalayak. Menurutnya ketika seseornag dapat mengatur komposisi kata-kata maka kesan yang hendak disampaikan dapat diterima dengan baik oleh audiens. Pengertian retorika secara luas menurut Jalaludin Rakhmat adalah Dalam arti sempit, retorika adalah ilmu yang mempelajari prinsip-prinsip persiapan, penyusunan dan penyampaian pidato sehingga tercapai tujuan yang dikehendaki.

Sedangkan Sunarjo dan Djoenaesih S. Sunarjo mengidentikkan retorika dengan Public Speaking yaitu suatu komunikasi dimana komunikator berhadapan langsung dengan massa atau berhadapan dengan komunikan atau audians dalam bentuk jamak.

Jadi dari beberapa pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa retorika adalah sebuah seni atau cara berbicara yang baik untuk menyampaikan sebuah informai kepada audiens sehingga informasi dan kesan-kesan positif yang disampaikan dapat diterima dengan baik dalam artian orang yang mendengarnya dapat tepengaruh jiwanya dan  nantinya dapat bertindak sesuai apa yang telah disampakan.

  Teknik khitobah adalah merupakan cara menyampaikan pesan pesan dakwah dengan menggunakan teknik tertentu dengan tujuan memberikan kesan positif bagi pendengar.

3. Kesimpulan

Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa retorika dan teknik khitobah adalah seni berkomunikasi secara lisan kepada khalayak, yang dalam penyampainnya menggunakan teknik-teknik tertentu sehingga pesan-pesan dakwah yang ingin berusa di sampaikan dapat diterima dengan baik oleh para pendengar.


Referensi:

Ridwan,Aang. Ragam  Khitobah Ta’syiriah,Sebuah Tela’ah Ontologis.Jurnal. Vol.5 No.17.2011. Bandung: UIN SGD.

AS, Sunarto.2014.Retorika Dakwah. Surabaya: Jaudar Press.

Komentar